Tikus


mouse150

Pagi itu malam
siang dan sorelah pula malam
semua kelam, geram aku dalam pitam
“kau inginkan aku gila”
“atau membangkai pula dalam sekap”
hari itu ada yang datang
entah siang, sore, malam
tapi bukan kau yang memasungku
dia penyusup?
Bukan, tikus itu pengilham
jatuh dari loteng lalu mengorek lantai dan hilang
beginikah?
Lantas, adakah aku bebas dengan kaki-tangan terpasung?
Tuhan…
Aku ingin keluar, melihat dunia.

(Fikri Nadzif. Grobogan, 29 Juni 2011)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s