Maghrib


234

Suasana sore sederhana
di tengah bulan puasa.

Dua masjid yang mengapit
rumahku tidak sahut-menyahut.

Segelas air tetap diam di depanku,
memantulkan bimbang yang berenang.

Pinrang, 2012

oleh M. Dirgantara (Kompas. Kamis, 17 Januari 2013 | 23:45 WIB)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s