Ketupat


banjir-rezeki-para-pedagang-ketupat-004-isn

dimulai sehabis subuh
pada sehari sebelum berpesta
para bapa dan teruna siap dengan gaman bawaan
berburu lembar demi lembar janur
semakin lebar baguslah
semakin langka, entahlah
pada selembar janur itu mereka belah menjadi dua
lalu dianyam tumpang tindih
berkata bapa pada teruna
“Ingat ini, jangan bercerai-berai!”

oleh M. Fikri Nadzif (puisi ini dimuat di buletin BSE edisi XVI, 2013)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s